Selamat dan Sukses Musyawarah Kerja PCNU Kota Depok, 19-20 Oktober 2019 dan Sukseskan Hari Santri Nasional 22 Oktober 2019

Selamat atas pendirian Universitas Islam Internasional di kota Depok

Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla menyebut Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) akan mulai berfungsi pada tahun 2019. Anggaran Rp 1,5 triliun dikucurkan untuk membangun institusi pendidikan ini.

"Bahas tentang kemajuan dari pada pembangunan Universitas Islam Internasional di Depok. Tadi para menteri sudah melaporkan di bidang masing-masing dan Alhamdullilah kemajuannya cukup konseptualnya," kata JK di Istana Wapres, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (6/7/2017).

Pembangunan lembaga pendidikan yang bersifat internasional ini akan menggunakan konsep yang ramah lingkungan. Persiapannya juga akan menggunakan international advisory dan konsep lainnya.

"Konsep hijau. jadi konsepnya modern tapi hijau, tidak bikin adat-adat tidak," terangnya.

Konsep ini menurut JK digunakan karena universitas harus memiliki konsep masa depan atau modern.

"Semua universitas Islam harus melihat masa depan, tidak masa lalu. semua konsep universitas yang kita bikin baru harus modern. Supaya semua mahasiswa berpikir masa depan, bukan berpikir ke belakang," jelasnya.

Pembangunan universitas ini akan menggunakan APBN 2017 dan 2018. JK menargetkan pada tahun 2019, universitas ini dapat digunakan.

"Rp 1,5 triliun (anggaran) kurang lebih," sebut JK.

Kurikulum pendidikan ini akan menggunakan konsep internasional seperti di Kuala Lumpur, Yordania, Mesir, dan Kanada. Akan ada penasihat internasional yang membantu mengatur kurikulumnya.

"Insya Allah 2019 mulai. Mulai pembangunannya tahun ini," kata JK.

"Cuma ini pascasarjana saja. post graduate, S2 dan S3, dan banyak research dan pengembangan paham tapi isinya nanti internasional. Banyak mahasiswa-mahasiswanya kita undang dan para dosen-dosennya juga secara internasional," sambungnya.

Rapat dihadiri Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Agraria dan Tata ruang Sofyan A. Djalil, Menteri PPN/ Bapenas Bambang Brojonegoro, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, Wakapolri Komjen Syafruddin, Kepala Sekretariat Wapres Mohamad Oemar, Komaruddin Hidayat, Azyumardi Azra, Syahrul Ujud.

https://m.detik.com/news/berita/d-3550435/jk-universitas-islam-internasional-indonesia-berfungsi-2019

(fiq/fdn)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar